RAPAT WALI SISWA KELAS 7, 8, DAN 9 DI SMP NEGERI 1 PAGAK

Spread the love

Pada Hari Kamis, Jumat dan Sabtu tanggal 15, 16 dan 17 April 2021 SMP Negeri 1 Pagak mengadakan rapat wali siswa kelas 7, 8, dan 9. Pada acara kelas 7 dan 8 membahas informasi pendidikan dan rencana pembelajaran tatap muka pada masa pandemi covid-19 dan persiapan pelaksanaan Penilaian Akhir Tahun (PAT). Sedangkan pada acara kelas 9 membahas tentang informasi pendidikan pada masa pandemi covid-19 dan persiapan kelulusan siswa. Kegiatan ini dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan. Sebelum memasuki lingkungkan sekolah, tamu undangan akan dicek suhu badan menggunakan thermogun oleh petugas SATGAS Covid-19 SMPN 1 Pagak. Tidak lupa tamu undangan wajib memakai masker, kemudian mencuci tangan sebelum memasuki ruangan dan tetap menjaga jarak agar tidak berkerumun, baik di luar ruangan maupun di dalam ruangan. Tidak lupa sebelum memasuki ruangan harus mengisi daftar hadir dan tanda tangan.


Foto: TIM SATGAS COVID19 SMPN 1 Pagak mengecek suhu wali siswa menggunakan thermogun dan menerapkan pemakaian masker.
Foto: Wali siswa mencuci tangan di tempat yang sudah disediakan.

Pada Hari Kamis, 15 April 2021 wali siswa kelas 7 dibagi menjadi 2 sesi. Sesi pertama dimulai pukul 07.30 WIB sampai 09.00 WIB dihadiri oleh wali siswa kelas 7A, B, C, dan D. Sesi kedua dimulai pukul 09.10 WIB sampai 10.40 WIB dihadiri oleh wali siswa kelas 7D, E, F, dan G. Acara bertempat di aula rapat kelas 9D, E, dan F.

Acara dimulai oleh Bapak Sigit Winardi sebagai pembawa acara. Pemateri dalam rapat ini ada 3, yaitu:

  1. Pemaparan dari bidang kurikulum, (Sesi 1 dijelaskan oleh Bapak Mohammad Ali)

SMPN 1 Pagak telah melaksanakan BDR (Belajar Dari Rumah) dan dari hasil evaluasi yang kurang maksimal (optimal) dilihat dari hasil presensi online yang banyak kosongnya. Hikmah dari pembelajaran daring kita tidak ketinggalan dari anak-anak di kota karena bapak/ibu guru menggunakan aplikasi (google form, google meet, google classroom, dll).

Kemudian penjelasan mengenai pelaksanaan PTS (Penilaian Tengah Semester) dan PAT (Peniaian Akhir Tahun). PTS sudah dilaksanakan, sementara PAT akan dilaksanakan Bulan Mei sesuai dengan surat edaran kemendikbud. Selama pembelajaran daring dimohon anak-anak selama di rumah tidak diberikan pekerjaan yang mengganggu pembelajaran daring.

(Sesi 2 dijelaskan oleh Bapak Supremi)

  • Evaluasi pembelajaran daring, yaitu selama pembelajaran daring anak-anak menggunakan berbagai aplikasi.
  • Pemaparan PTS (Penilaian Tengah Semester)
  • Anak-anak mendapatkan akun dari Kemandikbud yang harus diaktifkan paling lambat tanggal 30 Juli 2021, manfaatnya anak-anak mendapatkan fasilitas gratis untuk akun-akun belajar.
  • Pemaparan PAT (Penilaian Akhir Tahun), bahwa jumlah ketidakhadiran tidak lebih dari 5% dari total kehadiran.

3. Penjelasan dari Kepala Sekolah, Bapak Davit Harijono

  • Diawali dengan menonton (pemutaran) vidio panduan pembelajaran tatap muka (simulasi/protokol panduan tatap muka). Adapun imbauan dari kepala sekolah adalah sebagai berikut:
    • Anak-anak harus menggunakan masker
    • Anak-anak berangkat/pulang idealnya diantar/dijemput
    • Membawa bekal minimal air putih dan lunch box
    • Anak-anak membawa handsanitizer
    • Anak-anak berangkat dan pulang sesuai jadwal
Foto: Bapak Davit Harijono selaku Kepala SMPN 1 Pagak memberi materi rapat

Selain itu Bapak Davit Harijono juga menjelaskan bahwa:

  • Sebentar lagi akan dibuka pembelajaran tatap muka.
  • PAT akan diadakan pada akhir Bulan Mei.
  • Pemutaran video panduan protokol pembelajaran tatap muka.
  • Penjelasan pengisian surat pernyataan (persetujuan) tatap muka.
  • Tagihan tugas anak-anak.
  • Bersyukur tidak ada kerusakan yang parah di SMPN 1 Pagak akibat gempa bumi.
  • Prestasi anak-anak lomba puisi tingkat kabupaten.
  • Tahun 2019 ada salah satu guru masuk guru prestasi 10 besar seKabupaten Malang, yaitu Bu Vonny Maya Saphira sebagai guru pemenang inobel.
  • Upaya bapak/ibu guru dalam pembelajaran daring tidak mengenal waktu dalam membimbing anak-anak.

4. Penjelasan Bapak Jaseno selaku Komite Sekolah

Sambil dibagikan surat pernyataan pembelajaran tatap muka kepada wali murid untuk ditandatangani. Bapak Jaseno selaku perwakilan dari wali murid mendukung rencana pihak sekolah dengan adanya pembelajaran tatap muka, tetapi harus tetap menjalankan protokol kesehatan.

Pada Hari Jumat, 16 April 2021 wali siswa kelas 9 dibagi menjadi 2 sesi. Sesi pertama dimulai pukul 07.30 WIB sampai 09.00 WIB dihadiri oleh wali siswa kelas 9A, B, C, dan D. Sesi kedua dimulai pukul 09.10 WIB sampai 10.40 WIB dihadiri oleh wali siswa kelas 9D, E, F, dan G. Acara bertempat di aula rapat kelas 9D, E, dan F.

Acara dimulai pukul 07.30 WIB oleh Bapak Sigit Winardi sebagai pembawa acara. Pemateri dalam rapat ini ada 3, yaitu:

  1. Pemaparan dari bidang kurikulum (Sesi 1 dijelaskan oleh Bapak Mohammad Ali) sebagai berikut:
  • Paparan mengenai pelaksanaan Ujian Sekolah karena UN (Ujian Nasional) ditiadakan.
  • Presensi anak-anak yang kurang, bapak/ibu guru tidak bisa memantau.
  • Ada 2 hari pemanggilan bagi anak-anak kelas 9 untuk memenuhi kekurangan tugas untuk mengisi rapot.
  • Anak-anak harus mengktifkan akun dari Kemandikbud.
  • Ujian Sekolah berupa tulis dan praktik dilakukan secara terpadu. Ujian tulis tanggal 5-10 April 2021 dilaksanakan secara daring dan masih ada beberapa anak yang masih belum mengikuti.
  • Evaluasi hasil Ujian Sekolah kurang memuaskan dikarenakan soal untuk tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena menggunakan soal AKM (Asesmen Kompetensi Minimum).
  • Nilai Ujian Sekolah digunakan untuk memenuhi kriteria kelulusan.
  • Persyaratan kelulusan kelas 9 melakukan foto album kenangan, mengumpulkan buku paket, foto ijazah, dan Gordon.
  • Catatan bagi bapak/ibu guru adalah anak-anak terlalu cepat mengirim jawaban sehingga nilai yang didapat kurang memuaskan.

(Sesi 2 juga dijelaskan oleh Bapak Mohammad Ali) sebagai berikut:

  • Pembelajaran daring anak-anak menggunakan google classroom, google form maka harus disupport dengan perangkat yang memadai.
  • Jumlah siswa yang tidak mengumpulkan tagihan perkelas ada 3-5 siswa dari 24 kelas.
  • Akun dari kemendikbud harus diaktifkan.
  • Pembelajaran semester genap terakhir tanggal 10 April 2021 dengan berakhirnya Ujian Sekolah.
  • Ujian Praktik dan Ujian Sekolah (digunakan untuk mengisi ijazah).
  • Kriteria kelulusan peserta didik:
    1. Nilai Ujian Sekolah.
    2. Nilai sikap minimal baik.
    3. Menyelesaikan tagihan tugas yang belum lengkap.
    4. Mengumpulkan buku paket dan cap tiga jari di buku induk.
    5. Foto album kenangan
    6. Foto untuk ijazah 10 lembar
    7. Gordon dan cindera mata
  • Dilanjutkan pemaparan rencana purnawidya secara virtual
  • Penjelasan jadwal PPDB untuk jenjang SMA
  • Pemaparan dari Bapak Davit Harijono selaku Kepala SMP Negeri 1 Pagak
  • Mencerdaskan anak bangsa di masa pandemi menggunakan handphone (pembelajaran).
  • Pandemi mengajarkan untuk sabar.
  • Dari data ada 5-10 anak yang bermasalah.
  • Penambahan waktu belajar karena bapak/ibu guru meskipun sampai larut malam masih mengingatkan siswa untuk mamanuhi tugas.
  • Informsi PPDB untuk SMA
  • Prestasi dari SMPN 1 Pagak (bapak/ibu guru) tahun 2019 ada salah satu guru masuk guru prestasi 10 besar seKabupaten Malang, yaitu Bu Vonny Maya Saphira sebagai guru pemenang inobel.
  • Sekolah Adiwiyata tahun 2021 diakhiri dengan kendala dana dan dilanjutkan ke bapak komite.

3. Pemaparan dari Bapak Supriyanto

  • Bapak Supriyanto Selaku Komite Sekolah menjelaskan bahwa anak-anak harus memenuhi tagihan tugas untuk kelulusan.

Pada Hari Sabtu, 17 April 2021 wali siswa kelas 8 dibagi menjadi 2 sesi. Sesi pertama dimulai pukul 07.30 WIB sampai 09.00 WIB dihadiri oleh wali siswa kelas 8A, B, C, dan D. Sesi kedua dimulai pukul 09.10 WIB sampai 10.40 WIB dihadiri oleh wali siswa kelas 7D, E, F, dan G. Acara bertempat di aula rapat kelas 8D, E, dan F.

Acara dimulai oleh Bapak Sigit Winardi sebagai pembawa acara. Pemateri dalam rapat ini ada 3, yaitu:

  1. Pemaparan dari bidang kurikulum (Sesi 1 dijelaskan oleh Bu Rodiyatul Jannah) sebagai berikut:
  • Kesulitan selama daring anak-anak tidak aktif dan beberapa siswa yang tidak mengumpulkan tepat waktu.
  • Dukungan bapak/ibu wali murid sangat dibutuhkan.
  • PAT (Penilaian Akhir Tahun) 30 Mei akan dilaksanakan mengacu PTS kemarin.
  • Kenaikan kelas dilihat dari nilai rapot.
  • Tingkat kehadiran harus di atas 80%
  • Sesuai surat edaran Kemendikbud No. 1, Tahun 2021 Mengenai Penilaian Akhir Tahun.

(Sesi 2 juga dijelaskan oleh Bu Rodiyatul Jannah) sebagai berikut:

  • Pembelajaran daring kehadiran siswa dengan presensi olen menggunakan google form tetapi masih ada berbagai kendala.
  • Masih banyak siswa yang belum memenuhi tugas dengan berbagai alas an dari anak-anak, padahal bapak/ibu guru sudah berusaha menggunakan aplikasi bermacam-macam agar anak-anak tidak jenuh.
  • Pemanfaatan akun dari kemendikbud yang kurang maksimal, manfaat: tidak menggunakan kuota, banyak fasilitas (google meet) dan tidak menggunakan kuota.
  • Evaluasi PTS (Penilaian Tengah Semester) banyak siswa yang belum tepat waktu dalam mengerjakan dan tidak mengikuti. Anak-anak harus lebih teliti dalam mengerjakan soal karena soal sudah menggunakan AKM (Asesmen Kompetensi Minimum).
  • Kriteria PAT (Penilaian Akhir Tahun):
  • Setiap siswa harus menyelesaikan semua KKM mata pelajaran.
  • Memperoleh nilai sikap minimal baik.
  • Tingkat kehadiran BDR selama 1 semester.
  • Portofolio siswa (tugas-tugas siswa) pengetahuan atau keterampilan.

2. Penjelasan dari Bapak Davit Harijono selaku Kepala SMP Negeri 1 Pagak

  • Tahun 2019 ada salah satu guru masuk guru prestasi 10 besar seKabupaten Malang, yaitu Bu Vonny Maya Saphira sebagai guru pemenang inobel.
  • Prestasi anak-anak lomba puisi tingkat kabupaten
  • Dilanjutkan pemutaran video panduan protokol pembelajaran tatap muka.
  • Mengingatkan siswa melalui wali murid untuk mengumpulkan tagihan tugas-tugas. Jika nilai kurang, maka tidak memenuhi kriteria kenaikan kelas.
  • Era New Normal: Sebentar lagi sekolah dibuka oleh Kemendikbud, maka harus dipersiapkan untuk menghadapinya. Oleh sebab itu, bapak/ibu wali murid harus menandatangani persetujuan kemudian diputarkan video panduan protokol untuk tatap muka.
  • Hasil evaluasi selama luring:
  • Jika kondisi siswa tidak seht, maka jangan masuk.
  • Sebaiknya tidak berganti-ganti pada saat berangkat atau pulang sekolah.
  • Cuci tangan dan pakai masker.
  • Minimal membawa bekal minum.

3. Penjelasan Bapak Rasim selaku Komite Sekolah

Menjelaskan mengenai pendidikan karakter anak dan selaku perwakilan dari wali murid mendukung rencana pihak sekolah dengan adanya pembelajaran tatap muka, tetapi harus tetap menjalankan protokol kesehatan.

Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Bapak Rasim.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *