MPLS DI MASA PANDEMI COVID-19 SMPN 1 PAGAK PERIODE 2021/2022

Spread the love

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) adalah kegiatan pertama masuk sekolah untuk pengenalan program, sarana dan prasarana sekolah, cara belajar, penanaman konsep pengenalan diri, dan pembinaan awal kultur (budaya) sekolah. Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi peserta didik baru berbentuk kegiatan yang bersifat edukatif dan kreatif untuk mewujudkan sekolah sebagai taman belajar yang nyaman bagi mereka.

 Pelaksanaan Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) dalam rangka penerimaan peserta didik baru di sekolah bertujuan untuk mendukung proses pembelajaran yang sesuai dengan tujuan pendidikan nasional. Karena masih berada di masa Pandemi Covid-19, maka kegiatan MPLS di SMPN 1 PAGAK Tahun Pelajaran 2021/2022 dilakukan secara daring (online) untuk mencegah penyebaran Covid-19. Kegiatan MPLS SMPN 1 PAGAK Tahun Pelajaran 2021/2022 diikuti 241 peserta.

Tujuan MPLS

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bertujuan sebagai berikut.

1. Mengenali potensi diri peserta didik baru.

2. Membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan sekitarnya, antara lain terhadap aspek keamanan, fasilitas umum, dan sarana prasarana sekolah.

3. Menumbuhkan motivasi, semangat, dan cara belajar efektif sebagai peserta ddik baru.

4. Mengembangkan interaksi positif antar peserta didik dan warga sekolah lainnya.

5. Menumbuhkan perilaku positif antara lain kejujuran, kemandirian, sikap saling menghargai, menghormati keanekaragaman dan persatuan, kedisplinan, hidup bersih dan sehat untuk mewujudkan siswa yang memiliki nilai integritas, etos kerja, dan semangat gotong royong pada diri peserta didik.

MATERI MPLS DARING SMPN 1 PAGAK PERIODE 2021/2022

Materi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah yang bersifat teoritis dan edukatif, antara lain sebagai berikut.

1. Wawasan Wiyata Mandala

Peserta didik akan memperoleh pengetahuan mengenai arti dan makna wawasan wiyata mandala dan juga unsur-unsur wiyata mandala. Peserta didik juga mendapatkan arahan  untuk mengenal lebih dekat sekolah SMPN 1 PAGAK melalui cara pandang mereka terhadap sekolah sebagai tempat untuk menimba ilmu dengan segala unsur-unsurnya yang meliputi gedung sekolah, kepala sekolah, guru, karyawan, komite sekolah, orangtua/wali, dan masyarakat sekitar.

3. Kesadaran Berbangsa dan Bernegara

Peserta didik akan memperoleh pemahaman mengenai pentingnya kesadaran berbangsa dan bernegara. Pengaruh globalisasi menjadikan generasi muda lebih mementingkan diri sendiri dan kelompoknya daripada mementingkan kepentingan bangsa dan negara. Pada poin ini peserta baru diberikan materi anti radikalisme.

4. Belajar Efektif

Pada tahap ini peserta didik akan mendapatkan materi mengenai cara belajar yang baik, sehingga mereka akan lebih mudah mencapai tujuan belajar. Selain itu, peserta didik juga akan memperoleh metode belajar yang efektif dan menyenangkan agar mereka tidak cepat bosan dalam belajar. Dalam materi ini peserta didik diberikan pembelajaran berupa video yang di upload di youtube Dyaksa Satwika Bawana dengan laman https://youtu.be/ZRA_7RDEB9o .

5. Pendidikan Karakter

Pendidikan karakter perlu ditegakkan di lingkungan sekolah, sesuai amanat Permendikbud Nomor 20 tahun 2018 tentang penguatan pendidikan karakter pada satuan pendidikan formal. Penguatan Pendidikan karakter adalah gerakan pendidikan di bawah tanggung jawab satuan pendidikan untuk memperkuat karakter peserta didik melalui harmonisasi hati, olah rasa, olah pikir, dan olah raga dengan pelibatan dan kerja sama antara satuan pendidikan, keluarga dan masyarakat sebagai bagian dari Gerakan Nasional Revolusi Mental.

6. Tata Krama Siswa

Pengenalan tata krama bertujuan untuk menegakkan kembali tata krama peserta didik yang sudah mulai memudar dan luntur. Pada materi tata krama ini lebih ditekankan pada tata krama dalam bersosial media, siswa tetap harus memenuhi kaidah tata krama dengan bapak/ibu guru ataupun teman sejawat dalam proses pembelajaran. Dengan adanya materi tata krama diharapkan peserta didik dapat menerapkan tata krama dalam kehidupan mereka sehari-hari, baik di sekolah, di rumah, maupun di lingkungan tempat tinggalnya.

Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) peserta didik baru SMPN 1 PAGAK ajaran 2021/2022 dilaksanakan selam 4 hari dengan agenda :

Berikut Jadwal kegiatan MPLS Daring SMPN 1 PAGAK Tahun Pelajaran 2021/2022

RAPAT WALI SISWA KELAS 7, 8, DAN 9 DI SMP NEGERI 1 PAGAK

Spread the love

Pada Hari Kamis, Jumat dan Sabtu tanggal 15, 16 dan 17 April 2021 SMP Negeri 1 Pagak mengadakan rapat wali siswa kelas 7, 8, dan 9. Pada acara kelas 7 dan 8 membahas informasi pendidikan dan rencana pembelajaran tatap muka pada masa pandemi covid-19 dan persiapan pelaksanaan Penilaian Akhir Tahun (PAT). Sedangkan pada acara kelas 9 membahas tentang informasi pendidikan pada masa pandemi covid-19 dan persiapan kelulusan siswa. Kegiatan ini dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan. Sebelum memasuki lingkungkan sekolah, tamu undangan akan dicek suhu badan menggunakan thermogun oleh petugas SATGAS Covid-19 SMPN 1 Pagak. Tidak lupa tamu undangan wajib memakai masker, kemudian mencuci tangan sebelum memasuki ruangan dan tetap menjaga jarak agar tidak berkerumun, baik di luar ruangan maupun di dalam ruangan. Tidak lupa sebelum memasuki ruangan harus mengisi daftar hadir dan tanda tangan.


Foto: TIM SATGAS COVID19 SMPN 1 Pagak mengecek suhu wali siswa menggunakan thermogun dan menerapkan pemakaian masker.
Foto: Wali siswa mencuci tangan di tempat yang sudah disediakan.

Pada Hari Kamis, 15 April 2021 wali siswa kelas 7 dibagi menjadi 2 sesi. Sesi pertama dimulai pukul 07.30 WIB sampai 09.00 WIB dihadiri oleh wali siswa kelas 7A, B, C, dan D. Sesi kedua dimulai pukul 09.10 WIB sampai 10.40 WIB dihadiri oleh wali siswa kelas 7D, E, F, dan G. Acara bertempat di aula rapat kelas 9D, E, dan F.

Acara dimulai oleh Bapak Sigit Winardi sebagai pembawa acara. Pemateri dalam rapat ini ada 3, yaitu:

  1. Pemaparan dari bidang kurikulum, (Sesi 1 dijelaskan oleh Bapak Mohammad Ali)

SMPN 1 Pagak telah melaksanakan BDR (Belajar Dari Rumah) dan dari hasil evaluasi yang kurang maksimal (optimal) dilihat dari hasil presensi online yang banyak kosongnya. Hikmah dari pembelajaran daring kita tidak ketinggalan dari anak-anak di kota karena bapak/ibu guru menggunakan aplikasi (google form, google meet, google classroom, dll).

Kemudian penjelasan mengenai pelaksanaan PTS (Penilaian Tengah Semester) dan PAT (Peniaian Akhir Tahun). PTS sudah dilaksanakan, sementara PAT akan dilaksanakan Bulan Mei sesuai dengan surat edaran kemendikbud. Selama pembelajaran daring dimohon anak-anak selama di rumah tidak diberikan pekerjaan yang mengganggu pembelajaran daring.

(Sesi 2 dijelaskan oleh Bapak Supremi)

  • Evaluasi pembelajaran daring, yaitu selama pembelajaran daring anak-anak menggunakan berbagai aplikasi.
  • Pemaparan PTS (Penilaian Tengah Semester)
  • Anak-anak mendapatkan akun dari Kemandikbud yang harus diaktifkan paling lambat tanggal 30 Juli 2021, manfaatnya anak-anak mendapatkan fasilitas gratis untuk akun-akun belajar.
  • Pemaparan PAT (Penilaian Akhir Tahun), bahwa jumlah ketidakhadiran tidak lebih dari 5% dari total kehadiran.

3. Penjelasan dari Kepala Sekolah, Bapak Davit Harijono

  • Diawali dengan menonton (pemutaran) vidio panduan pembelajaran tatap muka (simulasi/protokol panduan tatap muka). Adapun imbauan dari kepala sekolah adalah sebagai berikut:
    • Anak-anak harus menggunakan masker
    • Anak-anak berangkat/pulang idealnya diantar/dijemput
    • Membawa bekal minimal air putih dan lunch box
    • Anak-anak membawa handsanitizer
    • Anak-anak berangkat dan pulang sesuai jadwal
Foto: Bapak Davit Harijono selaku Kepala SMPN 1 Pagak memberi materi rapat

Selain itu Bapak Davit Harijono juga menjelaskan bahwa:

  • Sebentar lagi akan dibuka pembelajaran tatap muka.
  • PAT akan diadakan pada akhir Bulan Mei.
  • Pemutaran video panduan protokol pembelajaran tatap muka.
  • Penjelasan pengisian surat pernyataan (persetujuan) tatap muka.
  • Tagihan tugas anak-anak.
  • Bersyukur tidak ada kerusakan yang parah di SMPN 1 Pagak akibat gempa bumi.
  • Prestasi anak-anak lomba puisi tingkat kabupaten.
  • Tahun 2019 ada salah satu guru masuk guru prestasi 10 besar seKabupaten Malang, yaitu Bu Vonny Maya Saphira sebagai guru pemenang inobel.
  • Upaya bapak/ibu guru dalam pembelajaran daring tidak mengenal waktu dalam membimbing anak-anak.

4. Penjelasan Bapak Jaseno selaku Komite Sekolah

Sambil dibagikan surat pernyataan pembelajaran tatap muka kepada wali murid untuk ditandatangani. Bapak Jaseno selaku perwakilan dari wali murid mendukung rencana pihak sekolah dengan adanya pembelajaran tatap muka, tetapi harus tetap menjalankan protokol kesehatan.

Pada Hari Jumat, 16 April 2021 wali siswa kelas 9 dibagi menjadi 2 sesi. Sesi pertama dimulai pukul 07.30 WIB sampai 09.00 WIB dihadiri oleh wali siswa kelas 9A, B, C, dan D. Sesi kedua dimulai pukul 09.10 WIB sampai 10.40 WIB dihadiri oleh wali siswa kelas 9D, E, F, dan G. Acara bertempat di aula rapat kelas 9D, E, dan F.

Acara dimulai pukul 07.30 WIB oleh Bapak Sigit Winardi sebagai pembawa acara. Pemateri dalam rapat ini ada 3, yaitu:

  1. Pemaparan dari bidang kurikulum (Sesi 1 dijelaskan oleh Bapak Mohammad Ali) sebagai berikut:
  • Paparan mengenai pelaksanaan Ujian Sekolah karena UN (Ujian Nasional) ditiadakan.
  • Presensi anak-anak yang kurang, bapak/ibu guru tidak bisa memantau.
  • Ada 2 hari pemanggilan bagi anak-anak kelas 9 untuk memenuhi kekurangan tugas untuk mengisi rapot.
  • Anak-anak harus mengktifkan akun dari Kemandikbud.
  • Ujian Sekolah berupa tulis dan praktik dilakukan secara terpadu. Ujian tulis tanggal 5-10 April 2021 dilaksanakan secara daring dan masih ada beberapa anak yang masih belum mengikuti.
  • Evaluasi hasil Ujian Sekolah kurang memuaskan dikarenakan soal untuk tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena menggunakan soal AKM (Asesmen Kompetensi Minimum).
  • Nilai Ujian Sekolah digunakan untuk memenuhi kriteria kelulusan.
  • Persyaratan kelulusan kelas 9 melakukan foto album kenangan, mengumpulkan buku paket, foto ijazah, dan Gordon.
  • Catatan bagi bapak/ibu guru adalah anak-anak terlalu cepat mengirim jawaban sehingga nilai yang didapat kurang memuaskan.

(Sesi 2 juga dijelaskan oleh Bapak Mohammad Ali) sebagai berikut:

  • Pembelajaran daring anak-anak menggunakan google classroom, google form maka harus disupport dengan perangkat yang memadai.
  • Jumlah siswa yang tidak mengumpulkan tagihan perkelas ada 3-5 siswa dari 24 kelas.
  • Akun dari kemendikbud harus diaktifkan.
  • Pembelajaran semester genap terakhir tanggal 10 April 2021 dengan berakhirnya Ujian Sekolah.
  • Ujian Praktik dan Ujian Sekolah (digunakan untuk mengisi ijazah).
  • Kriteria kelulusan peserta didik:
    1. Nilai Ujian Sekolah.
    2. Nilai sikap minimal baik.
    3. Menyelesaikan tagihan tugas yang belum lengkap.
    4. Mengumpulkan buku paket dan cap tiga jari di buku induk.
    5. Foto album kenangan
    6. Foto untuk ijazah 10 lembar
    7. Gordon dan cindera mata
  • Dilanjutkan pemaparan rencana purnawidya secara virtual
  • Penjelasan jadwal PPDB untuk jenjang SMA
  • Pemaparan dari Bapak Davit Harijono selaku Kepala SMP Negeri 1 Pagak
  • Mencerdaskan anak bangsa di masa pandemi menggunakan handphone (pembelajaran).
  • Pandemi mengajarkan untuk sabar.
  • Dari data ada 5-10 anak yang bermasalah.
  • Penambahan waktu belajar karena bapak/ibu guru meskipun sampai larut malam masih mengingatkan siswa untuk mamanuhi tugas.
  • Informsi PPDB untuk SMA
  • Prestasi dari SMPN 1 Pagak (bapak/ibu guru) tahun 2019 ada salah satu guru masuk guru prestasi 10 besar seKabupaten Malang, yaitu Bu Vonny Maya Saphira sebagai guru pemenang inobel.
  • Sekolah Adiwiyata tahun 2021 diakhiri dengan kendala dana dan dilanjutkan ke bapak komite.

3. Pemaparan dari Bapak Supriyanto

  • Bapak Supriyanto Selaku Komite Sekolah menjelaskan bahwa anak-anak harus memenuhi tagihan tugas untuk kelulusan.

Pada Hari Sabtu, 17 April 2021 wali siswa kelas 8 dibagi menjadi 2 sesi. Sesi pertama dimulai pukul 07.30 WIB sampai 09.00 WIB dihadiri oleh wali siswa kelas 8A, B, C, dan D. Sesi kedua dimulai pukul 09.10 WIB sampai 10.40 WIB dihadiri oleh wali siswa kelas 7D, E, F, dan G. Acara bertempat di aula rapat kelas 8D, E, dan F.

Acara dimulai oleh Bapak Sigit Winardi sebagai pembawa acara. Pemateri dalam rapat ini ada 3, yaitu:

  1. Pemaparan dari bidang kurikulum (Sesi 1 dijelaskan oleh Bu Rodiyatul Jannah) sebagai berikut:
  • Kesulitan selama daring anak-anak tidak aktif dan beberapa siswa yang tidak mengumpulkan tepat waktu.
  • Dukungan bapak/ibu wali murid sangat dibutuhkan.
  • PAT (Penilaian Akhir Tahun) 30 Mei akan dilaksanakan mengacu PTS kemarin.
  • Kenaikan kelas dilihat dari nilai rapot.
  • Tingkat kehadiran harus di atas 80%
  • Sesuai surat edaran Kemendikbud No. 1, Tahun 2021 Mengenai Penilaian Akhir Tahun.

(Sesi 2 juga dijelaskan oleh Bu Rodiyatul Jannah) sebagai berikut:

  • Pembelajaran daring kehadiran siswa dengan presensi olen menggunakan google form tetapi masih ada berbagai kendala.
  • Masih banyak siswa yang belum memenuhi tugas dengan berbagai alas an dari anak-anak, padahal bapak/ibu guru sudah berusaha menggunakan aplikasi bermacam-macam agar anak-anak tidak jenuh.
  • Pemanfaatan akun dari kemendikbud yang kurang maksimal, manfaat: tidak menggunakan kuota, banyak fasilitas (google meet) dan tidak menggunakan kuota.
  • Evaluasi PTS (Penilaian Tengah Semester) banyak siswa yang belum tepat waktu dalam mengerjakan dan tidak mengikuti. Anak-anak harus lebih teliti dalam mengerjakan soal karena soal sudah menggunakan AKM (Asesmen Kompetensi Minimum).
  • Kriteria PAT (Penilaian Akhir Tahun):
  • Setiap siswa harus menyelesaikan semua KKM mata pelajaran.
  • Memperoleh nilai sikap minimal baik.
  • Tingkat kehadiran BDR selama 1 semester.
  • Portofolio siswa (tugas-tugas siswa) pengetahuan atau keterampilan.

2. Penjelasan dari Bapak Davit Harijono selaku Kepala SMP Negeri 1 Pagak

  • Tahun 2019 ada salah satu guru masuk guru prestasi 10 besar seKabupaten Malang, yaitu Bu Vonny Maya Saphira sebagai guru pemenang inobel.
  • Prestasi anak-anak lomba puisi tingkat kabupaten
  • Dilanjutkan pemutaran video panduan protokol pembelajaran tatap muka.
  • Mengingatkan siswa melalui wali murid untuk mengumpulkan tagihan tugas-tugas. Jika nilai kurang, maka tidak memenuhi kriteria kenaikan kelas.
  • Era New Normal: Sebentar lagi sekolah dibuka oleh Kemendikbud, maka harus dipersiapkan untuk menghadapinya. Oleh sebab itu, bapak/ibu wali murid harus menandatangani persetujuan kemudian diputarkan video panduan protokol untuk tatap muka.
  • Hasil evaluasi selama luring:
  • Jika kondisi siswa tidak seht, maka jangan masuk.
  • Sebaiknya tidak berganti-ganti pada saat berangkat atau pulang sekolah.
  • Cuci tangan dan pakai masker.
  • Minimal membawa bekal minum.

3. Penjelasan Bapak Rasim selaku Komite Sekolah

Menjelaskan mengenai pendidikan karakter anak dan selaku perwakilan dari wali murid mendukung rencana pihak sekolah dengan adanya pembelajaran tatap muka, tetapi harus tetap menjalankan protokol kesehatan.

Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Bapak Rasim.

SOSIALISASI DAN RAPAT KOORDINASI PPDB BERSAMA KEPALA SEKOLAH DASAR SE-KORWIL KECAMATAN PAGAK DI SMP NEGERI 1 PAGAK

Spread the love

Pada Hari Selasa, 9 Maret 2021 SMP Negeri 1 Pagak dipilih sebagai tempat untuk melaksanakan Kegiatan Sosialisasi dan Rapat Koordinasi PPDB bersama Kepala Sekolah SD se-korwil Kecamatan Pagak. Kegiatan ini dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan. Sebelum memasuki lingkungkan sekolah, tamu undangan akan dicek suhu badan menggunakan thermogun oleh petugas SATGAS Covid-19 SMPN 1 Pagak. Tidak lupa tamu undangan wajib memakai masker, kemudian mencui tangan sebelum memasuki ruangan dan tetap menjaga jarak agar tidak berkerumun, baik di luar ruangan maupun di dalam ruangan.

TIM SATGAS COVID19 SMPN 1 PAGAK sedang menyemprotkan handsanitizer kepada tamu yang datang.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Korwil, Pengawas, Kepala SMPN 2 Pagak, Kepala SMPN 1 Pagak, Kepala SD se-Korwil Kecamatan Pagak bersama tamu undangan dari bapak/ibu guru SMPN 1 Pagak. Sebenarnya kegiatan ini adalah rapat dinas Korwil, tetapi pihak SMPN 1 Pagak meminta untuk dilaksanakan di SMPN 1 Pagak untuk sekalian sosialisasi.

Tujuan dari kegiatan ini adalah menjembatani hubungan antara Korwil tingkat SD dengan SMP. Dalam hal ini adalah sosialisasi PPDB tahun pelajaran 2021/2022. Selain itu adalah menjalin komunikasi yang baik antara kedua belah pihak, karena memang saat ini jarang ada pertemuan antara SD dan SMP akibat dari adanya pandemi covid19 yang melarang untuk berkerumun. Sebelumnya sudah ada kunjungan dari SMPN 1 Pagak ke sekolah-sekolah dasar (SD), namun diantaranya ada yang belum menjumpai bapak/ibu guru SD karena sedang tidak di tempat. Jadi dengan adanya kegitan pertemuan ini dapat langsung bertemu dengan kepala sekolah dan juga korwil maupun pengawas dan sekaligus menyampaikan tahap-tahap informasi mengenai PPDB di SMPN 1 Pagak.

Foto dari kiri: Kepala Korwil Kec. Pagak (Bapak Sucipto), Pengawas Korwil Kec. Pagak (Bapak Widjianto), Kepala SMPN 1 Pagak (Bapak Davit Harijono), dan Kepala SMPN 2 Pagak (Bapak Kholidul Adhar) menghadiri kegiatan sosialisasi dan rapat koordinasi PPDB di SMPN 1 Pagak.

Kegiatan berlangsung selama 2 (dua) jam, mulai pukul 09.45 WIB hingga pukul 11.45 WIB, sesuai dengan protokol kesehatan dan himbauan dari TIM COVID Kecamatan Pagak. Adapun susunan acara adalah sebagai berikut:

  1. Pembukaan
  2. Menyanyikan Lagu Indonesia Raya
  3. Doa
  4. Sambutan Kepala SMPN 1 dan 2 Pagak
  5. Sambutan Pengawas Korwil
  6. Rapat Dinas dan Evaluasi oleh Kepala Korwil, yaitu Bapak Sucipto, S.Pd.I.
  7. Ramah Tamah
Kepala Sekolah Dasar se-Korwil Kecamatan Pagak dengan antusias mengikuti kegiatan sosialisasi dan rapat koordinasi PPDB di SMPN 1 Pagak.
Kepala Sekolah Dasar se-Korwil Kecamatan Pagak dan Kepala SMPN 2 Pagak melaksanakan foto bersama setelah selesai mengikuti kegiatan sosialisasi dan rapat koordinasi PPDB di SMPN 1 Pagak.

Harapan dari Kepala SMPN 1 Pagak dari adanya kegiatan ini adalah saling menjalin silaturahmi dan dukungan antara SMP Negeri 1 Pagak dengan sekolah-sekolah dasar yang menjadi bagian dari zonasi. SMPN 1 Pagak juga memberi layanan antar jemput gratis, penghargaan pada siswa berprestasi, penghargaan pada bintang pelajar, dan juga bantuan pada siswa tidak mampu/yatim piatu.

Selain layanan dan fasilitas di atas, berikut kemudahan PPDB di SMPN 1 Pagak:

  1. Informasi Lebih Awal
  2. Sosialisasi Langsung Ke Sekolah Pendukung
  3. Pendaftaran Bisa Secara Online Maupun Offline
  4. Pendaftaran Gratis

Di mana lagi mendaftar sekolah lebih mudah? SMPN 1 Pagak jawabannya.

Informasi PPDB dan Visi-Misi SMPN 1 Pagak.

Gelora Demokrasi di Era Pandemi

Spread the love

Malang 20 Februari 2021-Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMP 1 PAGAK Periode 2020/2021 dilaksanakan setelah berakhirnya masa tugas OSIS Periode 2019/2020. Pilketos pada tahun ini mengusung tema “Tetap Aktif dan Kreatif di Masa Pandemi Covid-19”. Tujuanya adalah sebagai pembelajaran kepada siswa dalam menyalurkan aspirasi suara lewat pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS. Rangkaian kegiatan Regenerasi OSIS ini dimulai pada tanggal 17 Januari 2021 dan berakhir tanggal 3 Maret 2021.

Sistem pendaftaran pemilihan calon pengurus OSIS ini dilakukan secara Online melalu google form, seluruh siswa kelas VII dan VIII dapat mencalonkan dirinya sebagai pengurus OSIS. Pendaftaran ini dimulai dari tanggal 17-19 januari 2021.

Pamflet informasi pendaftaran calon pengurus OSIS SMPN 1 PAGAK Periode 2020/2021.

Tahap berikutnya adalah eliminasi yaitu dengan mengadakan pretest secara online yang dilaksanakan pada tanggal 20 Februari 2021 dengan memanfaatkan google form yang dimulai dari pukul 12.00-13.30 WIB. Dari hasil pretest tersebut calon pengurus OSIS yang nilainya memenuhi kriteria ketuntasan minimum yang telah ditentukan dinyatakan lolos pada tahap satu dan lanjut pada tahap ke-dua. Tahap ke-dua adalah wawancara yang diadakan secara tatap muka, tetapi tetap dengan mematuhi protokol kesehatan.

Ibu Alfiyatur Rosyidah, S.Pd sedang melakukan sesi wawancara calon pengurus OSIS.
Suasana sesi wawancara calon pengurus OSIS Periode 2020/2021.

Selama sesi wawancara, para calon pengurus diberikan beberapa pertanyaan dan pemahaman terkait potensi diri, organisasi, studi kasus, serta penilaian sikap dan penempatan jabatan. Para calon pengurus terlihat antusias, serius, bahkan tenggelam dalam emosi mereka dalam menjawab pertanyaan dari pewawancara. Tahap wawancara ini juga sebagai sarana penentuan calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS. Selepas sesi wawancara selesai, maka diumumkan beberapa nama via online yang lolos sebagai calon pengurus, Ketua dan Wakil Ketua OSIS.

Pada tanggal 16 Februari 2021 ditetapkan para calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS yaitu Fanny Yopi Astiananta (VIII B) dan Falyra Lintang Ayu Anindya (VII D) sebagai PASLON 1 dan  Fara Rameyza Eka Ardini (VIIIA) dan Zizzou Al’azzam (VIIE) PASLON 2. Selanjutnya, PASLON terpilih melakukan kampanye secara daring dalam mensosialisasikan visi misi, dan program unggulan mereka dengan cara orasi melalui media online di youtube. Kemudian, pada 20 Februari 2021, diselenggarakan pemilu secara daring dengan memanfaatkan google form yang dimulai dari pukul 08:00 hingga 12:00 WIB. Walaupun pemungutan suara dilakukan secara online Pembina OSIS dan Komisi Pemilihan Ketos dan Waketos memastikan proses demokrasi akan berlangsung secara LUBER JURDIL (Langsung, Bersih, Rahasia, Jujur, dan Adil).

Pamflet informasi pelaksanaan Pilketos SMPN 1 Pagak Periode 2020/2021.

Penghitungan suara dilakukan pada hari itu juga oleh panitia. Berdasarkan hasil perhitungan menyatakan bahwa PASLON 2 yaitu Fara Rameyza Eka Ardini (VIIIA) dan Zizzou Al’azzam (VIIE) memenangkan pemilu dengan total 336 suara, PASLON 1 meraih 155. Selamat kepada PASLON 2 untuk mengusung OSIS yang lebih baik dari sebelumnya. Kemudian, hari-hari pun berlanjut untuk mereka menentukan posisi para pengurus terpilih….

Rekapitulasi hasil voting PILKETOS SMPN 1PAGAK Periode 2020/2021.

Kegiatan Regenerasi OSIS ini ditutup dengan acara serah terima jabatan dan pelantikan Pengurus OSIS Periode Tahun 2020-2021. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal Rabu, 3 Maret 2021. Acara dilangsungkan secara sederhana sebagai simbolis tanpa mengurangi esensi acara dan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Sebanyak 34 pengurus sebagai pengurus OSIS SMPN 1 PAGAK Periode 2020/2021. Acara ini dimulai pukul 09.00 yang diselenggarakan di Lapangan Upacara Bendera SMPN 1 PAGAK yang diikuti oleh sebagian bapak/ibu guru, sebagian perwakilan pengurus OSIS Periode 2019/2020, dan sebagian pengurus OSIS PERIODE 2020/2021. Rangkaian acara diantaranya, pembukaan, prosesi pelantikan, amanat Pembina pelantikan oleh Bapak David Harijono, S.Pd., M.Pd selaku Kepala Sekolah SMPN 1 PAGAK, dan penutup.

Prosesi pelantikan Pengurus OSIS SMPN 1 PAGAK Periode 2020/2021.
Amanat pembina pelantikan oleh Bapak David Harijono, S.Pd., M.Pd selaku Kepala Sekolah SMPN 1 PAGAK.

Kegiatan pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS diharapkan dapat menjadi bekal siswa berupa karakter dan kecakapan dalam berdemokrasi. Harapan besar dari Sekolah kepada Ketua OSIS terpilih dapat mewujudkan visi misi program yang telah dipaparkan dan dapat berkontribusi bersama demi kemajuan  SMPN 1 PAGAK.

SALAM SEMANGAT SUKSES!

DUNIA PENDIDIKAN PADA MASA PANDEMI COVID 19

Spread the love

Oleh: MOHAMMAD ALI, S.Pd

Pendidikan di Masa Covid-19

Sudah satu tahun lamanya Pandemi covid 19 berlangsung di Indonesia. Akibat dari Pandemi ini mempengaruhi semua bidang kehidupan manusia terutama dunia Pendidikan.

Dunia Pendidikan yang semula penuh dinamika dengan pembelajaran tatap muka berubah secara drastis, dimana kita dihapakan dengan situasi dan kondisi diluar kemampuan kita sebagai manusia. Mau tidak mau kita merubah suatu kebiasaan yang selama ini sudah menjadi tradisi kita dalam mendidik anak didik kita di kelas

Lembaga pendidikan termasuk sekolah mau tidak mau harus beradapatasi, dimana kegiatan belajar mengajar tidak lagi dilakukan secara tatap muka (luring), namun lebih menekankan pada pembelajaran jarak jauh (daring) yang cenderung memanfaatkan teknologi khususnya teknologi informasi sebagai medianya.

Namun pada kenyataannya pembelajaran daring tidak semudah membalikkan telapak tangan, karena banyak dihadapkan oleh berbagai persoalan. Seperti keterbatasan siswa dan orang tua dalam menggunakan dan mengakses media pembelajaran daring baik berupa laptop maupun smartphone, lemahnya jaringan telekomunikasi (signal), pembekakan biaya kuota, ditambah lagi keluhan-keluhan orang dalam mendampingi dan mengawasi putra putrinya dalam pembelajara daring, karena tidak semua orang tua siswa memiliki waktu luang dan latar belakang pendidikan yang tinggi.

Tantangan Guru di Masa Covid-19

Guru adalah soko utama pendidikan, kompetensi pedagogik, profesional, kompetensi kepribadian dan kompetensi sosial adalah sebuah keniscayaan. Di masa pandemi covid-19 tantangan melaksanakan tanggungjawab keempat kompetensi tersebut. Guru seyogyanya lebih siap beradaptasi dengan segala kondisi. Guru memiliki peran ganda yakni bertanggungjawab pendidikan peserta didiknya, di sisi lain guru adalah kepala keluarga.

Guru dihadapkan dengan berbagai persoalan, mulai dari sulitnya beradaptasi dengan teknis pembelajaran daring, turunnya motivasi belajar siswa, kurangnya kerjasama orang tua siswa sampai dengan membengkaknya biaya kuota. Meski dalam himpitan persoalan yang dihadapi, guru dituntut harus tetap profesional, kompetensi guru harus terus ditingkatkan demi keberlangsungan proses pembelajaran dan tercapainya tujuan pembelajaran itu sendiri. Tetunya ini menjadi tantangan besar bagi guru.

Patut kita berikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para guru yang sudah berjuang, tetap bertahan dengan segala kondisi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Guru tetap berusaha memberikan layanan Pendidikan bagi peserta didiknya. Bahkan, beberapa guru “harus” mendatangi rumah (home visit) muridnya untuk mengajar karena kondisi dan keterbatasan yang ada.

Pengumuman pemerintah yang membuka peluang bagi sekolah untuk melaksanakan pendidikan sekolah secara tatap muka yang diserahkan kepada pemerintah daerah dan otoritas setempat yang “dianggap” lebih mengerti kondisi daerahnya. Tentunya, dengan tetap menjaga protokol kesehatan secara ketat. Ini menunjukkan peluang sekaligus tantangan. Karena, jika ditemukan kasus terpapar covid-19 pada suatu intitusi Pendidikan maka sekolah tersebut harus ditutup dan sepenuhnya kembali belajar secara daring.

Besar harapan bangsa ini kepada guru untuk dapat mengintensifkan pendidikan dan pembelajaran secara profesional dengan berbagai kompetensinya ditengah tuntutan untuk keluar dari himpitan keluarganya yakni kebutuhan dan kesejahteraan. Para guru diharapkan melakukan berbagai inovasi pembelajaran meski dalam kondisi yang cukup berat. Wahai para guru sungguh perjuanganmu tiada tara, semoga engkau tetap bertahan, banyak rizki dan tiada lelah mendidik tunas muda negeri tercinta Indonesia.

Artikel ini ditulis oleh penulis aslinya, tidak lain adalah bapak guru kita tercinta, yaitu Bapak Mohammad Ali, S.Pd. Untuk mengetahui dan melihat artikel asli penulis, dapat di akses di sini:

https://sites.google.com/guru.smp.belajar.id/duniapendidikanspensapa/halaman-muka

Penyerahan Bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) dan Bosda di SMP Negeri 1 Pagak

Spread the love

Apa itu Program Indonesia Pintar (PIP) ?

Program Indonesia Pintar merupakan bantuan berupa uang tunai, perluasan akses, dan kesempatan belajar dari pemerintah yang diberikan kepada peserta didik dan mahasiswa yang berasal dari keluarga miskin atau rentan miskin untuk membiayai pendidikan melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP).

Tujuan PIP Menurut Kemendikbud

PIP dirancang untuk membantu anak-anak usia sekolah dari keluarga miskin/rentan miskin/prioritas tetap mendapatkan layanan pendidikan sampai tamat pendidikan menengah, baik melalui jalur pendidikan formal (mulai SD/MI hingga anak Lulus SMA/SMK/MA) maupun pendidikan non formal (Paket A hingga Paket C serta kursus terstandar). Melalui program ini pemerintah berupaya mencegah peserta didik dari kemungkinan putus sekolah, dan diharapkan dapat menarik siswa putus sekolah agar kembali melanjutkan pendidikannya. PIP juga diharapkan dapat meringankan biaya personal pendidikan peserta didik, baik biaya langsung maupun tidak langsung.

Pelaksanaan Penyerahan Bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) di SMPN 1 Pagak

Pada Hari Senin, 1 Maret 2021 SMP Negeri 1 Pagak mengadakan acara penyerahan bantuan PIP kepada siswa dan wali murid SMP Negeri 1 Pagak mulai pukul 90.00 WIB – 10.30 WIB. Di musim pandemi covid-19 seperti sekarang ini, SMP Negeri 1 Pagak tetap mengundang tamu undangan, yaitu siswa yang didampingi oleh wali murid dengan menerapkan protocol kesehatan. Sebelum memasuki lingkungan sekolah, siswa dan wali murid akan dicek suhu badan menggunakan thermogun oleh petugas SATGAS Covid-19 SMPN 1 Pagak. Tidak lupa tamu undangan wajib memakai masker, kemudian mencuCi tangan sebelum memasuki ruangan dan tetap menjaga jarak agar tidak berkerumun, baik di luar ruangan maupun di dalam ruangan.

Kepala Sekolah, waka, komite sekolah, dan wali murid mengikuti kegiatan penyerahan bantuan PIP di SMPN 1 Pagak.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala SMPN 1 Pagak, waka, komite sekolah, dan wali murid SMPN 1 Pagak. Kegiatan penyerahan bantuan PIP dilaksanakan setiap tahun. Daftar penerima bantuan PIP setiap tahun tidak sama, yaitu bergilir dan bergantian agar merata pada siswa yang membutuhkan. Sekolah megajukan semua nama dan data siswa, kemudian dipilih langsung oleh pemerintah pusat, bukan sekolah. Hal ini bertujuan agar bantuan tepat sasaran. Adapun juknis (petunjuk teknis) dari penyerahan PIP adalah melalui rekening Bank JATIM atas nama siswa yang akan memperoleh bantuan.

Kepala SMPN 1 Pagak menyerahkan bantuan kepada siswa.
Siswa SMPN 1 Pagak mendapatkan bantuan PIP dan BOSDA didampingi kepala sekolah dan waka.

Ada beberapa jenis beasiswa yang disalurkan oleh SMPN 1 Pagak, antara lain:

  1. PIP Reguler, yaitu bantuan ini sudah terdaftar di DAPODIK setiap tahun. Jadi yang mendapatkan bantuan adalah siswa kelas 8 baru, 9 baru dan siswa kelas 9 yang baru saja lulus, karena bantuan ini terdaftar tahun sebelumnya dan disalurkan pada tahun berikutnya.
  2. BOSDAKIN, yaitu berupa uang tunai sebesar Rp 500.000,- dan diberikan kepada 10 siswa.
  3. Bantuan berupa tas sekolah dari BOSDA, yaitu diberikan langsung kepada 40 siswa yang dilaksanakan pada Hari Jumat, 26 Februari 2021.
  4. PIP Aspirasi, yaitu berasal dari data sekolah yang diajukan kepada DPR RI Bapak Basarah melalui Anggota DPRD Kabupaten Malang Ibu Hj. Sumai dari Fraksi PDIP. Bantuan ini diberikan langsung kepada 30 siswa berupa uang Tunai sebesar  Rp 750.000,-.

Adanya bantuan/beasiswa seperti PIP, diharapkan dapat meningkatkan motivasi siswa untuk belajar. Selain itu juga untuk membantu proses belajar mengajar (PBM) operasional di kelas dan juga dapat mengurangi beban orang tua/wali murid untuk membiayai sekolah putra-putrinya. Para siswa yang mendapat bantuan ini dapat menggunakan dana tersebut untuk membeli perlengkapan sekolah, uang saku, biaya transportasi dan biaya personal pendidikan lainnya.

Untuk mengetahui informasi lain/juknis PIP dari Kemendikbud dapat di akses di sini:

https://pip.kemdikbud.go.id/home

https://indonesiapintar.kemdikbud.go.id/

BERSIAP, BERGEGAS, MENUJU UJIAN PRAKTIK SEKOLAH

Spread the love

Salam semangat UPRAK (ujian praktik) kami sampaikan untuk siswa-siswa SMPN 1 PAGAK khususnya kelas IX.  Ujian praktik ini merupakan kegiatan penilaian hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran tertentu yang lebih menekankan pada psikomotor, kecakapan dan ketrampilan peserta didik. Dari ujian praktik ini dapat diketahui perkembangan pembelajaran dan menyimpulkan hasil pencapaian pembelajaran peserta didik. Hasil dari ujian praktik ini akan menjadi pertimbangan untuk kelulusan kalian. Sudah siapkah kalian mengikuti ujian praktik?

Dasar:

  • Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional
  • Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang standar Pendidikan nasional
  • Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 43 Tahun 2019 tentang penyelenggaraan ujian sekolah yang diselenggarakan oleh satuan pendidikan.
  • Permendikbud No. 23 Tahun 2016 tentang Standar Penilaian Pendidikan yang merupakan kriteria mengenai lingkup, tujuan, manfaat, prinsip, mekanisme, prosedur, dan instrumen penilaian hasil belajar peserta didik yang digunakan sebagai dasar dalam penilaian hasil belajar peserta didik pada pendidikan dasar dan pendidikan menengah.

FUNGSI

  • FORMATIF- Membentuk karakter dan perilaku menjadikan pembelajar sepanjang hayat
  • Diagnostik – Melihat perkembangan peserta didik dan umpan balik pelajaran
  • Mengukur capaian (sumatif) agar dapat dilakukan evaluasi hasil pembelajaran

Tujuan:

  • Sebagai tolak ukur dan penilaian kompetensi peserta didik
  • Untuk mencapai standar keterampilan bagi peserta didik
  • Sebagai syarat kelulusan bagi peserta didik

Materi Pelajaran Ujian Sekolah Praktik:

Materi pelajaran yang diujikan sebanyak 9 mata pelajaran yaitu:

  1. Agama
  2. Bahasa Indonesia
  3. Bahasa Inggris
  4. Bahasa Daerah
  5. IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial)
  6. IPA (Ilmu Pengetahuan Alam)
  7. Seni Budaya
  8. Penjasorkes
  9. Prakarya

Adapun materi yang diujikan sesuai dengan proposal ujian praktik yang telah dibuat oleh Bapak/Ibu guru penguji yang telah disetujui oleh kepala sekolah. Format ujian praktik ini akan dilaksanakan secara kombinasi/kolaborasi dengan tujuan tidak memberatkan siswa.

Ayo catat jadwal ujian praktik kalian.

Tips mengikuti ujian praktik:
Nah disini ada tips untuk kalian dalam mengikuti ujian praktik dari bapak kurikulum yaiktu Bapak Mohammad Ali, S.Pd:
1.     Ikutilah seluruh kegiatan ujian praktik dengan serius dan disiplin, karena ujian Pratik ini menjadi salah satu kriteria kelulusan.
2.     Selesaikan ujian yang diberikan oleh bapak/ibu penguji secara tepat waktu
3.     Optimis, percaya diri, yakinlah kamu bisa.
4.     Jangan takut, malu, segan untuk bertanya kepada teman atau bapak/ibu guru penguji jika ada hal-hal yang belum dimengerti.
5.     Pantang menyerah, terus berusaha dan berdoa.

KOBAR SEMANGAT SUKSES UJIAN PRAKTIK

PENDAFTARAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB) SMP NEGERI 1 PAGAK TAHUN AJARAN 2021/2022

Spread the love

Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2021 tidak jauh berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Hanya saja calon peserta didik baru belum dapat melaksanakan tatap muka ke sekolah yang akan dituju dikarenakan pandemi covid19 yang masih belum berakhir hingga kini. Hal ini tidak menyurutkan semangat para bapak/ibu guru, khususnya SMP Negeri 1 Pagak untuk melaksanakan PPDB. Maka dari itu SMP Negeri 1 Pagak menyediakan PPDB secara online diharapkan proses PPDB dapat berjalan cepat dan bisa dilakukan di manapun dan kapanpun selama sesi PPDB Online dibuka.

Tujuannya agar para pelajar dapat memilih melanjutkan pendidikan ke sekolah favorit/impian mereka. Begitu pula dengan pihak sekolah yang tidak sabar menanti kedatangan peserta didik baru yang akan menjadi keluarga besar SMP Negeri 1 Pagak. Adanya PPDB Online tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (PERMENDIKBUD RI) Nomor 1, Tahun 2021 yang dapat diakses pada alamat/link berikut: https://sg.docworkspace.com/d/sIEPHu8c7rI6ygQY

Sesuai dengan peraturan tersebut, maka PPDB SMP Negeri 1 Pagak dilaksanakan dengan 4 jalur, yaitu:

  1. Jalur Zonasi

Dilaksanakan dengan memprioritaskan jarak tempat tinggal terdekat ke sekolah dalam wilayah zonasi yang ditetapkan. Setiap sekolah memiliki 10 zonasi. Apabila ada calon peserta didik baru yang berasal dari daerah yang sama, kemudian jarak, umur dan tanggal pendaftaran yang sama maka yang diprioritaskan adalah umur yang lebih tua dan juga peserta yang mendaftar dalam waktu/jam lebih dahulu. PPDB melalui jalur zonasi diperuntukkan bagi calon peserta didik baru yang berdomisili di dalam wilyah zonasi yang ditetapkan Pemerintah Daerah. Domisili calon peserta didik berdasarkan alamat pada kartu keluarga yang diterbitkan paling singkat 1 (satu) tahun sebelum pendaftaran PPDB. Apabila calon peserta didik tidak memiliki kartu keluarga atau belum mengurus surat pindah kartu keluarga karena keadaan tertentu, maka dapat diganti dengan surat keterangan domisili.

2. Jalur Afirmasi

PPDB melalui jalur afirmasi diperuntukkan bagi calon peserta didik baru meliputi:

  1. Berasal dari keluarga ekonomi tidak mampu. Calon peserta didik harus menunjukkan kartu/surat keterangan tidak mampu dari desa.
  2. Penyandang disabilitas

3. Jalur Perpindahan Orang Tua/Wali

Dapat dibuktikan dengan surat penugasan dari instansi, lembaga, kantor, atau perusahaan yang memperkerjakan.

4. Jalur Prestasi

PPDB melalui jalur prestasi dtentukan berdasarkan:

  1. Rapor yang dilampirkan dengan surat keterangan peringkat nilai rapor peserta didik dari sekolah asal, yaitu menggunakan nilai rapor pada 5 (lima) semester terakhir.
  2. Prestasi di bidang akademik maupun non-akademik, yaitu diterbitkan paling singkat 6 (enam) bulan dan paling lama 3 (tiga) tahun sebelum tanggal pendaftaran PPDB.

Tahap pelaksanaan PPDB sesuai dengan Permen RI, No. 1, Tahun 2021 meliputi:

  1. Pengumuman pendaftaran
  2. Pendaftaran
  3. Seleksi sesuai dengan jalur pendaftaran
  4. Pengumuman penetapan peserta didik baru
  5. Daftar ulang

Persyaratan calon peserta didik baru kelas 7 (tujuh) SMP adalah sebagai berikut:

  1. Berusia paling tinggi 15 (lima belas) tahun pada tanggal 1 Juli tahun berjalan. Dibuktikan dengan akta kelahiran atau surat keterangan lahir yang dikeluarkan oleh pihak yang berwenang dan dilegalisir oleh lurah/kepala desa atau pejabat setempat lain yang berwenang sesuai dengan domisili calon peserta didik.
  2. Telah menyelesaikan kelas 6 (enam) SD atau bentuk lain yang sederajat. Harus dibuktikan dengan ijazah atau dokumen lain yang menyatakan kelulusan.
  • Seiring dengan adanya teknologi maka lebih mempermudah kita dalam mengakses segala informasi. Pastikan bahwa sekolah yang akan dituju sudah tergabung dalam SIAP-PPDB online seperti SMP Negeri 1 Pagak.

Jangan lupa, mulai tanggal 22 Februari 2020 kami tunggu putra-putri Anda untuk mendaftar ke SMPN 1 Pagak.

Di mana lagi mendaftar sekolah lebih mudah? SMPN 1 Pagak jawabannya.

PEMBIASAAN PROGRAM WAJIB APEL PAGI SPENSAPA

Spread the love

Langkah penanaman karakter dan kedisiplinan siswa SMPN 1 PAGAK  dilakukan dengan adanya beberapa kegiatan salah satunya yaitu apel virtual yang diadakan setiap hari Senin. Pembiasaan ini dimulai pukul 07.00-07.30. Peserta didik dapat mengikuti kegiatan apel pagi dengan mengakses link https://youtu.be/LRHUvYk4NZk

Tujuan:

  1. Menanamkan kedisiplinan dan tanggungjawab
  2. Mempertebal semangat kebangsaan
  3. Sarana Komunikasi dan silahturohmi (guru-siswa-ortu)

Tata urutan Apel Pagi

  1. Persiapan
  2. Menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia
  3. Amanat Pembina apel
  4. Pembacaan janji siswa
  5. Pembacaan Doa

Tata tertib pelaksanaan Apel pagi:

  1. Siap berseragam
  2. Presensi via chat
  3. Berdiri tegak sikap sempurna saat menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia raya dan janji siswa
  4. Menyimak amanat Pembina apel
  5. Mengikuti seluruh apel pagi sampai kegiatan selesai

AYO BANGKIT SPENSAPA-SEMANGAT UNTUK INDONESIA MAJU-SELAMATKAN DIRI SELAMATKAN NEGERI.

GEMURUH PENDAFTARAN PPPK

Spread the love

Awal tahun baru 2021 diramaikan dengan kemunculan berita bahwa PNS pada tahun ini Kembali ditiadakan dan diganti dengan PPPK. Beberapa masyarakat masih banyak yang menyalah artikan PPPK sebagai PNS. Padahal praktik dari kedua pekerjaan ini cukup berbeda. PPPK merupakan kepanjangan dari Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja, yaitu warga Indonesia yang memenuhi syarat tertentu, diangkat sebagai pekerja dalam perjanjian dan waktu tertentu untuk melaksanakan tugas pemerintahan.

Berdasarkan  Undang-undang (UU) Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), peraturan pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2018 tentang Managemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja, pasal 6 menyebutkan Pegawai ASN terdiri atas PNS, PPPK. Hal tersebut menjelaskan bahwa PNS bukan PPPK, PPPK bukan PNS. Selain hal tersebut masih banyak perbedaan antara PPPK dan PNS baik berupa gaji, fasilitas, ataupun tunjangan. Namun tetap saja kabar pendaftaran PPPK ini mengundang banyak komentar dadi berbagai kalangan baik negatif maupun positif. Dibukanya lowongan PPPK ini menjadi angin segar bagi peserta yang tidak lolos seleksi CPNS 2018, tetapi juga menjadi kabar yang kurang menggembirakan untuk beberapa peserta fress graduate, karena terhalang dengan beberapa persyaratan.

The East theeast.co.id

Warga SMPN 1 PAGAK juga ikut meramaikan adanya pendaftaran PPPK. Beberapa GTT di SMPN 1 PAGAK antusias mengikuti perkembangan berita pendaftaran PPPK pada tahun ini. Adapun jadwal dan syarat-syarat pendaftaran seleksi guru PPPK tahun 2021 dikutip dari http://bit.ly/JADWAL-PENDAFTARAN-PPPK-2021 , Jumat (8/1/2021):

JADWAL PENDAFTARAN SELEKSI GURU PPPK TAHUN 2021

  1. Januari              : pendaftaran
  2. Februari            : materi pembelajaran dapat diakses
  3. Mei                     : ujian seleksi untuk guru TK, SD, SMP, SLB
  4. Juni                     : ujian seleksi untuk guru SMA, SMK
  5. September       : ujian seleksi kesempatan kedua
  6. Desember         : ujian seleksi kesempatan ketiga

PERSYARATAN PENDAFTARAN GURU PPPK TAHUN 2021

  1. Telah mengajar minimal 2 tahun, dan terdata di Dapodik.
  2. Usia 20-59 tahun
  3. Tidak mengajar, tetapi telah lulus PPG dibuktikan dengan Sertifikat Pendidik.
  4. Honorer K-II (yang telah lama mengajar, usia >35th)
  5. Seleksi PPPK akan diadakan 3x berturut-turut (2021,2022,2023) dan penempatan sesuai kuota formasi  yang tersedia. Apabila gagal 3x berturut-turut masih bisa ikut seleksi, tetapi mendapat penempatan di daerah kecil (3T).
  6. Mengikuti tes SKB dan tes wawancara tertulis
  7. ASN PPPK akan dikontrak selama 2 tahun, maksimal 5 tahun, dan dapat diperpanjang sesuai dengan kebutuhan pegawai dan instansi.
jogja.tribunnews.com

Tujuan dari diselenggaran PPPK tahun 2021 ini untuk menyelesaikan tenaga honorer guru yang jumlahnya semakin banyak. Hal ini merupakan penyelesaian jangka pendek, kata Pelaksana tugal (Plt) Deputi bidang SDM Aparatur Kementerian PAN-RB Teguh Widjinarko, kepada Kompas.com, Selasa (5/1/2021).

Penerimaan formasi guru PPPK merupakan hasil kesepakatan antara Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Menteri PAN-RB, Menteri Keuangan, Menteri Dalam Negeri (Mendagri), dan Badan Kepegawaian Negara (BKN). Penerimaan formasi guru jalur PPPK tidak berlangsung lama, sehingga tidak menutup kemungkinan akan tetap dibuka formasi guru CPNS. Oleh sebab itu untuk yang belum mendapat kesempatan mengikuti PPPK tidak berlu berkecil hati, tetap semangat dan selalu berusaha untuk menjadi guru yang baik guna mencerdaskan anak bangsa.